Sabtu, 04 Februari 2012

Dari Aku, Si Bodoh yang Merindukan Senyumanmu

Hai kamu, ya KAMU! Aku merindukanmu. Merindukan senyummu yang dulu buatku. Sudah lama kamu tidak memberinya untukku. Apa quota senyummu masih tersisa untukku? Apa harus aku memenuhi quota senyummu agar kamu bisa memberikan sedikit senyummu untukku?

Apa kamu tau? Dulu aku adalah penikmat nomor satu senyum manismu. Bahkan sebenarnya sampai sekarang. Bedanya, dulu aku menikmati senyum yang benar-benar untukku. Sedangkan sekarang, aku hanya bisa menikmati senyum yang kamu berikan untuk orang lain, bukan untukku!

Apa kamu tau? Sampai sekarang aku masih menanti kamu memberikan senyum manismu itu. Aku benar-benar haus akan senyumanmu. Senyuman manis yang tulus dari hatimu. Maukah kamu memberikannya sekali saja padaku? Sekali saja, untuk mengobati kehausanku selama ini.

Dari aku, si bodoh yang merindukan senyumanmu.

Jangan Kembali, Jika Kamu Berniat Untuk Pergi Lagi


"Jangan kembali, jika kamu berniat untuk pergi lagi"


Itu kata-kata yang kuucapkan padamu ketika kamu menghubungiku. Bukan karena aku tidak senang kamu kembali, tapi karena aku tidak ingin berharap lagi padamu. Aku tau, kamu hanya memberi harapan palsu yang seolah nyata padaku. Aku tau, karena aku sangat mengenalmu. Aku sangat mengenal gerak-gerik anehmu itu. Aku tau, ada maksud buruk di balik kebaikanmu itu. Jujur, aku tergoda. Tapi TIDAK! Aku tidak akan mengulang kesalahan yang sama untuk kesekian kalinya. Kesalahan mempercayai kata-kata manismu. Kesalahan yang membawaku kepada sakit yang lebih dalam lagi. Aku memang sangat mencintaimu, tapi aku lebih mencintai diriku. Aku tidak akan membiarkan diriku terluka untuk kesekian kalinya. Cukup semua sakit yang kamu beri kepadaku dengan berselingkuh dengan wanita lain dulu. Cukup semua sakit yang kamu beri kepadaku dengan selalu berbohong kepadaku dulu. Cukup semua sakit yang kamu beri dengan memanfaatkan kebaikan, kepercayaan, dan ketulusan padamu dulu. Sekarang, menjauhlah! Biarkan aku hidup dengan tenang tanpa bayanganmu lagi!

Dari aku, yang ingin melupakanmu!

Jumat, 03 Februari 2012

Quote (4)


"Aku bahagia melihatmu bahagia, terlebih jika bahagiamu adalah melihatku bahagia"

Quote (3)




"Apa kamu tau? Aku masih menunggu di depan pintu hatimu, agar ketika kamu membukanya aku adalah orang pertama yang memasukinya"

Kamis, 02 Februari 2012

Happy 18th Birthday, Gita!

HAPPY HAPPY HAPPY BIRTHDAY MY LOVELY BEE, GITA!
MAY ALLAH ALWAYS BESTOWED MUCH LOVE AND HAPPINESS TO YOU!

Hari ini, 03 Februari 2012, sahabatku tersayang ulang tahun yang ke 18. Alhamdulillah ALLAH masih ngasih kesempatan hidup buatmu sampai usia 18 ^^ Aku sayang sayang sayang sayaaaaaaaaaaaaang banget sama kamu, GITA PUSPA SARI!
Aku selalu berdo'a ALLAH selalu melimpahkan kebahagiaan buatmu! Tetap jadi sahabatku yang lucu dan lugu yaa ta. Aku suka! Nomu nomu nomu nomu nomu nomu joa ^^


Ini beberapa kenangan indahku waktu sama kamu:



Ini waktu ulang tahun Chyntia, Lili, dan Soki. Numpang eksis hehee
(Makasih buat Adi yang udah mau jepretin)


Ini waktu kerja bakti di sekolah.
(Makasih buat Dede yang udah mau jempretin)


Terima kado dari Gita. Makasih sayang :*
(Makasih buat Palupi yang udah mau jepretin)


Bareng 'MIGI', teman kecil dari Gita.


Di bis mau ke MIPA bareng XI IPA 1.
(Lupa siapa yang jepretin hehee)


Ini waktu di Samarinda, mau naik bebek-bebekan ^^
Bajunya 'couple' dong xD
(Makasi buat Pak Ardi yang udah jepretin)


AAAAAAA sumpah ini so sweet >o<
(Makasih buat Pak Ardi, hasil jempretannya number ONE!)


Mention-mentionmu yang kujadiin favorit ^^


Terlalu banyak kenangan indahku sama kamu sampai-sampai rasanya ga cukup buat dituang di blog ini. Tapi tenang, semua kenangan kita udah ku simpan baik-baik di dalam hatiku.
I Love You, Bee.

Much love,